Harga Emas Kembali Menorehkan Sejarah Baru, Kini Tembus US$5.000!

27 Jan. 2026, 16.53 | Admin
Image

JNGOLD.ID - Harga emas global kembali mencatatkan tonggak sejarah baru di awal tahun 2026. Logam mulia ini sama-sama menunjukkan penguatan signifikan dan menembus level psikologis yang sebelumnya dianggap sulit dicapai. Emas dunia bahkan berhasil melampaui angka US$5.000 per troy ons, sementara harga perak ikut melesat hingga menembus level US$100 per troy ons.

Pada perdagangan Senin (26/01/2026), hingga pukul 06.26 WIB, harga emas di pasar spot tercatat menguat sekitar 0,80% dan berada di kisaran US$5.026 per troy ons. Capaian ini menempatkan emas pada rekor tertinggi sepanjang sejarah perdagangan global. Level US$5.000 per troy ons menjadi simbol kuat meningkatnya minat investor terhadap emas sebagai aset lindung nilai utama.

Lonjakan harga ini tergolong luar biasa jika dibandingkan dengan posisi emas setahun sebelumnya. Pada awal 2025, harga emas masih berada di kisaran US$2.700 per troy ons. Dalam kurun waktu kurang dari satu tahun, emas melesat tajam dan berhasil melewati berbagai level psikologis penting, mulai dari US$2.800, US$2.900, US$3.000, hingga US$4.000, sebelum akhirnya mencetak rekor baru di atas US$5.000. Pergerakan cepat ini mencerminkan perubahan besar dalam sentimen pasar global.

Tidak hanya emas, perak juga menunjukkan performa yang sangat impresif. Harga perak yang berhasil menembus US$100 per troy ons menandakan meningkatnya permintaan terhadap logam mulia secara keseluruhan. Perak kini tidak hanya dipandang sebagai komoditas industri, tetapi juga mulai dilirik sebagai alternatif aset lindung nilai, seiring dengan meningkatnya ketidakpastian ekonomi dunia.

Kenaikan tajam harga emas dan perak tidak terjadi tanpa sebab. Salah satu faktor utama pendorongnya adalah kondisi geopolitik global yang terus memanas. Konflik di berbagai wilayah, ketegangan antarnegara, serta ketidakpastian arah kebijakan ekonomi global membuat investor cenderung menghindari aset berisiko. Dalam situasi seperti ini, emas kembali menegaskan posisinya sebagai safe haven yang paling dipercaya untuk menjaga nilai kekayaan.

Selain faktor geopolitik, kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi global dan fluktuasi pasar keuangan turut mendorong aliran dana masuk ke aset logam mulia. Emas dan perak dinilai mampu memberikan perlindungan nilai jangka panjang, terutama ketika kepercayaan terhadap instrumen keuangan konvensional melemah.

Dengan kondisi global yang masih sarat ketidakpastian, pergerakan harga emas dan perak ke level tertinggi ini menjadi pengingat bahwa logam mulia tetap memegang peran penting dalam strategi perlindungan aset. Bagi banyak investor, rekor baru ini bukan sekadar angka, melainkan bukti nyata kekuatan emas dan perak dalam menjaga nilai di tengah gejolak dunia.